diposkan pada : 22-12-2021 16:46:00

Dilihat : kali

Perjuangan Bunda mengandung selama 9 bulan merupakan hal yang indah. Menantikan kehadiran Si Kecil terlahir di dunia adalah penantian yang luar biasa. Perjuangan Bunda juga tidak berhenti sampai di situ. Bunda harus memberikan kasih sayang penuh pada Si Kecil dan memenuhi seluruh nutrisi yang dibutuhkan bayi. 

Ada berbagai tantangan yang biasa bunda alami ketika masa menyusui. Salah satunya adalah payudara terasa keras dan bengkak saat menyusui. Biasanya Bunda akan merasakan nyeri pada payudara Tak jarang hal ini menimbulkan rasa tidak nyaman bagi Bunda. 

Apa ya penyebab payudara Bunda keras dan bengkak??

Payudara keras dan bengkak setelah melahirkan merupakan hal yang wajar, Bunda. Pembengkakan pada payudara ini akan menimbulkan rasa nyeri di area puting dan areola.  Sering kali kondisi ini membuat Bunda sering merasakan nyeri saat menyusui. 

Ketika volume ASI bertambah (biasanya terjadi pada hari ke-2 hingga hari ke-6 setelah melahirkan). Biasanya payudara akan lebih besar, berat, dan hangat. Hal ini yang membuat payudara Bunda jadi terasa keras. Ini sering membuat Bunda tidak nyaman. Namun, keadaan ini normal. 

Bidan Cory Agusthina, SKM, CHE.

Selama masa awal kelahiran, payudara Bunda bengkak karena produksi ASI meningkat. Kondisi ini akan terjadi selama beberapa lama dan nyeri akan hilang secara perlahan.

“Karena pada masa ASI transisi (di hari 4 hingga 6 pasca melahirkan) volume ASI meningkat secara drastis, dan di awal-awal pasca melahirkan kita terkadang sering merasakan let down reflex atau refleks pengeluaran ASI yang membuat sensasi payudara penuh, terasa geli, dan kesemutan pada payudara. Seiring dengan waktu, Bunda akan terbiasa dan semakin nyaman ketika menyusui. Sehingga Bunda sering tidak merasakan atau tidak sadar terjadi refleks ini.”

Bidan Cory Agusthina, SKM, CHE.

Ada beberapa tips yang bisa Bunda lakukan untuk mengurangi dan mencegah pembengkakan dan keras pada payudara Bunda.

Ada beberapa tips yang bisa Bunda lakukan untuk mencegah dan mengurangi payudara keras dan bengkak. Pertama, pastikan posisi dan perlekatan bayi dalam keadaan baik. Kedua, biarkan bayi menyusu sesuai keinginan, jika nayi tidur lama, lakukan pumping minimal 2 kali sepanjang malam. Perlu diingat, jangan biarkan payudara penuh selama lebih dari 5 jam. Ketiga, saat menyusui, biarkan bayi menyelesaikan menyusu di payudara pertama terlebih dahulu sebelum menawarkan payudara yang lain,”

Bidan Cory Agusthina, SKM, CHE.

Selama proses menyusui, Bunda bisa mengonsumsi ASI Booster untuk menjaga kualitas dan kuantitas ASI.

Selama proses pemberian ASI, Bunda harus bersabar dan tetap tenang ya. Hindari stres dan istirahat yang cukup untuk menjaga kesehatan Bunda.

Penuhi kebutuhan ASI bunda agar si kecil bertumbuh dan berkembang dengan baik.

jual obat Pelancar ASI dengan Cepat di Tanjung Selor

Posting by Admin

jual obat Pelancar ASI dengan Cepat di Tanjung Selor Bentuk Puting Berakibat Pada Lancarnya ASI Bunda Loh! Saat masa menyusui, Bunda sering khawatir kepada bentuk puting yang tidak normal.  “Nanti ASI saya banyak tidak ya?” atau  “Kira-kira anak saya sulit menyusu tidak ya?’ Segala persoalan itu bisa jadi selalu terbayang di benak Bunda. Daripada merasa khawatir berlebihan, sebaiknya Bunda mencari tahu mengenai bentuk puting dan pengaru



35 Kali