diposkan pada : 22-12-2021 17:32:00

Dilihat : kali

Sebagian besar Bunda memilih untuk memerah ASI untuk efisiensi waktu. Selain itu, dengan memerah ASI, Bunda bisa menyiapkan stok ASI yang cukup untuk Si Kecil.

Namun, sebelum memberikan ASI perah pada Si Kecil, ada hal yang harus Bunda perhatikan yaitu kebersihan peralatan pumping. Ini penting karena peralatan yang tidak higienis menjadi sarang dari bakteri dan jamur dan menyebabkan gangguan kesehatan pada bayi. ASI yang tercampur atau disimpan dalam wadah tidak higienis akan tercampur dengan bakteri dan apabila dikonsumsi bayi dapat menyebabkan diare.

Untuk menghindari itu, Bunda bisa lakukan beberapa langkah berikut ini untuk menjaga kebersihan peralatan MPASI.

Cara Membersihkan dan Sterilisasi Pumping

Membersihkan alat pumping tidak sulit kok Bunda. Hanya perlu membersihkan cup payudara, katup, membran, tabung ASI, konektor, dan corong pompa. 

  • Bongkar peralatan ASI dan pisahkan mesin pumping dengan cup payudara, katup, membran, tabung ASI, konektor, dan corong pompa. 
  • Cuci bersih cup payudara, katup, membran, tabung ASI, konektor, dan corong pompa dengan air mengalir, sabun pencuci, dan sikat
  • Pastikan seluruh bagian bersih dan tidak ada sisa ASI perah
  • Bilas dengan air mengalir hingga busa hilang
  • Untuk menghilangkan bakteri pada cup, Bunda cukup merebusperalatan pumping selama 5 hingga 10 menit
  • Pastikan semua benda (cup payudara, katup, membran, tabung ASI, konektor, dan corong pompa) terendam air selama disterilkan
  • Keringkan peralatan yang sudah bersih lalu simpan di tempat yang bersih.

Untuk menghilangkan kuman, bersihkan bagian pompa setidaknya sekali sehari. Sanitasi sangat penting terutama jika bayi Bunda berusia kurang dari 3 bulan, lahir prematur, atau memiliki sistem kekebalan yang lemah karena penyakit atau perawatan medis (seperti kemoterapi untuk kanker). 

Cara Membersihakn dan Sterilisasi Botol ASI Perah

Pada dasarnya, cara mencuci botol atau wadah ASI perah sama seperti membersihkan alat pumping. 

  • Pisahkan tutup dan wadah 
  • Cuci seluruh bagian dengan air mengalir dan sabun, menggunakan sikat khusus botol akan lebih baik. Dengan begitu semua kotoran di sisi wadah hilang
  • Bilas dengan air mengalir hingga busa hilang
  • Lakukan sterilisasi dengan merebus wadah selama 5 hingga 10 menit
  • Keringkan wadah dengan kain bersih dan simpan di tempat yang tertutup dan bersih

Jangan menggunakan kain pencuci piring untuk menggosok atau menepuk-nepuk peralatan ASIP hingga kering. Hal itu dapat menyebarkan kuman dari kain pencuci piring pindah ke peralatan ASI perah. 

Biarkan bagian pompa yang bersih, sikat botol, dan baskom mengering dengan sendirinya atau menggunakan kain bersih yang belum terpakai. Tujuannya untuk mencegah tumbuhnya kuman dan jamur. Setelah benar-benar kering, barang harus disimpan di tempat yang bersih dan terlindungi untuk mencegah kontaminasi selama penyimpanan.

Itulah cara membersihkan peralatan ASIP yang harus Bunda tahu. Selama program pemberian ASI, penting untuk meningkatkan dan menjaga kuantitas serta kualitas ASI. Untuk itu, Bunda bisa konsumsi ASI BOOSTER

Pastikan ASI Bunda tidak kering dan terus bisa banjir, agar dede bayi bisa asi eksklusif selama 2 Tahun yah.

Almoon Milk Plus membantu meningkatkan dan melancarkan ASI dengan waktu yang singkat, tidak ketergantungan.

jual obat penambah ASI dan Cara Pumping ASI di Magetan

Posting by Admin

jual obat penambah ASI dan Cara Pumping ASI di Magetan Bentuk Puting Berakibat Pada Lancarnya ASI Bunda Loh! Saat masa menyusui, Bunda sering was-was terhadap model puting yang tidak seperti umumnya.  “Nanti ASI saya banyak tidak ya?” atau  “Kira-kira anak saya sulit menyusu tidak ya?’ Segala persoalan itu mungkin sering terbayang dalam pikiran Bunda. Daripada khawattir terus, alangkah baiknya Kita cari tahu tentang bentuk dan ragam puting



36 Kali